Langsung ke konten utama
Member of 296 GROUP. Get now!

Trending Keyword

Domain vs Awalan URL Search Console: Cara Pilih yang Tepat

Bingung pilih Domain atau Awalan URL saat daftar Google Search Console? Simak perbedaan, kelebihan, dan cara memilihnya di artikel ini!
Daftar Isi

296 Blog - Saat pertama kali mendaftarkan blog ke Google Search Console, kamu akan dihadapkan pada dua pilihan jenis properti: Domain dan Awalan URL. Banyak pemilik blog pemula yang merasa bingung harus memilih opsi mana agar data situs terekam dengan sempurna.

Salah memilih jenis properti bisa membuat laporan lalu lintas organik tidak terekam secara utuh. Selain itu, perbedaan metode verifikasi antar-opsi sering kali menjadi penyebab utama gagalnya proses pendaftaran blog kamu.

Artikel ini akan mengulas tuntas perbedaan domain vs awalan url search console beserta panduan memilih opsi terbaik. Dengan memahami kelebihan masing-masing, kamu dapat menentukan metode verifikasi yang paling pas untuk blog kamu.

Jika kamu belum pernah menghubungkan blog ke Google Search Console, sebaiknya ikuti terlebih dahulu panduan Cara Menambahkan Blog ke Google Search Console agar proses verifikasi berjalan dengan benar.



Mengenal Jenis Properti di Google Search Console

Sebelum memutuskan opsi mana yang akan digunakan, kamu perlu memahami konsep dasar serta cara kerja dari masing-masing jenis properti ini.

Apa Itu Properti Domain?

Properti Domain adalah opsi verifikasi yang mencakup seluruh ekosistem nama domain kamu secara menyeluruh. Opsi ini akan menggabungkan seluruh versi URL, baik versi http://, https://, www, non-www, hingga seluruh subdomain yang kamu miliki.

Properti jenis ini hanya mendukung satu metode verifikasi, yaitu melalui pengaturan DNS (Domain Name System). Kamu harus menambahkan TXT Record atau CNAME Record pada panel kontrol domain atau Cloudflare yang kamu gunakan.

Apa Itu Properti Awalan URL (URL Prefix)?

Properti Awalan URL bersifat sangat spesifik karena hanya memantau URL presisi yang kamu daftarkan. Jika kamu mendaftarkan [https://www.blogkamu.com](https://www.blogkamu.com)maka trafik dari [http://blogkamu.com](http://blogkamu.com) tidak akan terhitung di dalam laporan properti ini.

Keunggulan utama opsi ini terletak pada fleksibilitas verifikasinya. Kamu dapat memverifikasi kepemilikan blog melalui Tag HTML, upload file HTML, Google Analytics, Google Tag Manager, hingga DNS.

Setelah properti berhasil ditambahkan, jangan lupa mengirimkan sitemap. Apabila muncul pesan kesalahan saat proses tersebut, Anda dapat mengikuti panduan Cara Mengatasi Error Peta Situs Tidak Bisa Dibaca untuk mengetahui penyebab dan solusinya.

Selain peta situs/sitemap, pengaturan robots.txt dan tag header juga memiliki peran penting dalam membantu Google memahami halaman mana yang boleh dirayapi. Panduan lengkapnya dapat Anda baca pada artikel Panduan robots.txt dan Tag Header Blogger.

Perbandingan Properti Domain vs Awalan URL

Untuk memudahkan kamu dalam melihat perbedaan keduanya, berikut adalah tabel komparasi fitur dari kedua jenis properti tersebut:

Fitur / KriteriaProperti DomainProperti Awalan URL
Format Inputdomainkamu.com[https://www.domainkamu.com](https://www.domainkamu.com)
Cakupan SubdomainOtomatis mencakup semua subdomainHanya URL spesifik yang dimasukkan
Cakupan HTTP & HTTPSMencakup keduanya secara terpaduTerpisah sesuai protokol terdaftar
Metode VerifikasiHanya Verifikasi DNS (TXT Record)Tag HTML, File HTML, GA, GTM, DNS
Kemudahan PasangMembutuhkan akses ke DNS ManagerSangat mudah (cukup salin kode HTML)

Kapan Harus Memilih Properti Domain?

Pilihlah opsi Properti Domain jika blog kamu memenuhi kriteria berikut:

  1. Kamu menggunakan custom domain TLD sendiri (seperti .com, .id, .net).

  2. Kamu memiliki akses penuh ke dasbor DNS Manager (seperti cPanel, Cloudflare, atau Registrar Domain).

  3. Kamu memiliki beberapa subdomain (misalnya store.domain.com atau m.domain.com) dan ingin memantau kinerjanya dalam satu dasbor terpusat.

Kapan Harus Memilih Properti Awalan URL?

Opsi Awalan URL sangat cocok dan disarankan apabila kondisi blog kamu seperti ini:

  1. Kamu masih menggunakan domain gratisan seperti Blogger (.blogspot.com) atau WordPress.com.

  2. Kamu tidak memiliki akses ke pengaturan DNS Manager domain.

  3. Kamu ingin memverifikasi blog dengan cepat cukup dengan menempelkan kode Tag HTML ke bagian <head> tema blog.

Setelah berhasil menambahkan properti yang sesuai, langkah berikutnya adalah memahami berbagai data yang ditampilkan oleh Google Search Console. Pelajari cara membaca setiap metriknya melalui artikel Membaca Laporan Performa Google Search Console.

Tips Praktis Pengelolaan Properti Search Console

Berdasarkan pengalaman mengelola banyak situs, kamu sebenarnya bisa mendaftarkan kedua jenis properti ini sekaligus untuk satu blog yang sama. Properti Domain berguna untuk melihat gambaran besar performa SEO seluruh situs, sedangkan Awalan URL berguna jika kamu ingin menggunakan fitur inspeksi URL atau pengujian spesifik.

Jika kamu menggunakan Cloudflare, pastikan untuk mematikan ikon awan oranye (Proxy) sementara waktu saat melakukan verifikasi DNS agar proses pembacaan TXT Record oleh Google bisa berjalan lebih cepat. Setelah verifikasi berhasil, kamu bisa mengaktifkan kembali proxy tersebut.

Memilih jenis properti hanyalah langkah awal. Agar lebih memahami proses di balik munculnya artikel di hasil pencarian, pelajari juga bagaimana Google merayapi dan mengindeks halaman melalui artikel Cara Google Menemukan dan Mengindeks Halaman.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Salah Memasukkan Protokol pada Awalan URL: Mendaftarkan alamat http:// padahal blog kamu sudah menggunakan enkripsi SSL https://.

  • Menghapus Kode Tag HTML Verifikasi: Menghapus skrip meta tag dari template blog setelah berhasil verifikasi. Jika kode ini dihapus, Google akan mencabut status verifikasi secara otomatis.

  • Mengedit DNS di Tempat yang Salah: Mengedit DNS Record di registrar domain awal, padahal nama server (nameserver) domain sudah diarahkan ke Cloudflare.

Meskipun properti sudah berhasil diverifikasi, bukan berarti seluruh halaman akan langsung muncul di hasil pencarian Google. Jika masih ada artikel yang belum terindeks, simak pembahasannya pada artikel Kenapa Artikel Tidak Terindex Google? Ini Solusinya.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah bisa memverifikasi kedua jenis properti sekaligus?

Bisa. Kamu diperbolehkan mendaftarkan properti Domain dan Awalan URL secara bersamaan untuk satu alamat situs yang sama.

2. Mengapa verifikasi DNS pada properti Domain sering gagal?

Proses propagasi DNS biasanya memerlukan waktu beberapa menit hingga maksimal 1x24 jam. Pastikan isi TXT Record yang kamu masukkan sudah sesuai dengan petunjuk Google.

3. Mana yang lebih bagus untuk performa SEO blog?

Keduanya sama baiknya. Pemilihan jenis properti tidak memengaruhi peringkat blog kamu di hasil pencarian Google, melainkan hanya memengaruhi tampilan kelengkapan data laporan.

4. Apakah pengguna Blogspot gratisan bisa memilih opsi Domain?

Pengguna Blogspot dengan subdomain .blogspot.com wajib menggunakan opsi Awalan URL karena tidak memiliki akses ke DNS Manager pusat dari Google.

5. Apakah tag HTML verifikasi aman tetap berada di template blog?

Sangat aman. Tag HTML tersebut hanya berfungsi sebagai bukti kepemilikan dan tidak akan memperlambat kecepatan loading blog kamu.

Setelah seluruh konfigurasi Search Console selesai dilakukan, ada baiknya Anda melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi blog. Gunakan Checklist Audit SEO Blog agar tidak ada aspek penting yang terlewat.

Kesimpulan

Memahami perbedaan domain vs awalan url search console membantu kamu menentukan metode verifikasi yang paling efisien. Gunakan opsi Domain jika kamu memakai custom domain dan paham cara mengatur DNS, atau pilih Awalan URL jika kamu menginginkan proses verifikasi cepat menggunakan Tag HTML.

Sekarang, tentukan opsi yang paling sesuai dengan kondisi blog kamu dan mulailah memverifikasi situs di Google Search Console agar artikel-artikel kamu dapat segera terindeks oleh Google!

Seorang Santri Lulusan MA Jurusan IPS, Kuliah Jurusan Tafsir, Ngabdi Ngajar Ngaji, IPA dan Matematika, Hobi Coding Otodidak
296Studios Welcome to WhatsApp chat
Ada yang bisa kami bantu?
Type here...